40 KK Terisolasi akibat Tanah Longsor Tutup Akses di Pamekasan Dusun Laok Gunung, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengalami isolasi sejak dua hari terakhir akibat longsor yang menghambat akses jalan. Peristiwa ini membatasi kemampuan warga untuk mencari bahan pangan, terutama beras dan lauk, yang merupakan kebutuhan pokok mereka. Longsor terjadi pada Kamis (15/1/2026), mengakibatkan satu-satunya akses jalan ke Desa Waru tertutup. Sebagai akibatnya, warga dusun tersebut kesulitan membeli sembako. “Kami tidak bisa ke pasar. Pasar di sini hanya di Pasar Waru dan aksesnya tertutup,” ujar Imammuddin, tokoh masyarakat setempat, Jumat (16/1/2026). Untuk sementara, warga memanfaatkan sisa bahan pangan yang ada. Namun, kekhawatiran tetap mengemuka karena akses jalan belum segera dibuka. “Untuk mencari keluar rumah sudah sulit,” tambah Imammuddin. Kepala Dusun Laok Gunung, Aziz, mengungkapkan bahwa warga sementara harus melintasi Dusun Utara Gunung untuk menuju pasar. “Ya benar sekarang masih kesulitan karena semua kendaraan tidak bisa keluar ke pasar,” katanya. Aziz juga menyebutkan bahwa warga khawatir akses jalan akan lama tertutup. “Tanah di sana masih gerak dan belum bisa diperbaiki. Kita masih melakukan kajian cepat untuk menanggulangi kesulitan warga,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Achmad Zainullah, mengatakan bahwa hasil asesmen sudah dilaporkan ke pimpinan. Namun, ia menjelaskan bahwa jalan longsor belum bisa diperbaiki secepatnya karena kondisi tanah masih tidak aman. Libur Panjang, Pertamina Tambah Pasokan 813.000 Tabung Elpiji di Jatim, Termasuk Pamekasan BPBD Pamekasan terus memantau situasi dan berupaya mempercepat pemulihan akses jalan. Meski kondisi memungkinkan warga memakai jalur alternatif, jarak yang jauh dan kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan lebih sulit.



